Pages

Selasa, 01 Juni 2010

Pasir Sungai

 

Mereka semua terhanyut tenang

Sungai hitam dari buritan

Menderu dengan segenap jiwa

Memutar roda-roda gigi

Yang rusak termakan karat

 

Mereka sering meratapi semua

Dalam tatapan kosong berkabut

Tentang aliran, tentang kibasan

Hidup mereka memang begini

Jauh dari emas, dekat dengan racun

Mereka sebenarnya tahu

 

Mereka mengais rezeki

Untuk hunian, untuk makanan

Orang-orang tak berpikiran mencela

Bahwa mereka petaka air

Mereka hanya tak acuh

Dan terus mengais di bawah air

Keluarga, harus diganjal perutnya

0 komentar:

Posting Komentar